10 Pengenalan Perangkat Wireless

Antena

Antenna berfungsi sebagai penyebar frequensi radio. Penggunaan antenna disesuaikan pada penggunaan frequensi radio, maka pada penggunaannya antenna terdapat beberapa model sesuai dengankebutuhannya. Seperti antenna Flat, antenna Grid dan antenna Disc. Dari beberapa model tersebut juga dilengkapi dengan berbagi type yang disesuaikan dengan penggunaan frequensinya. Berikut ini adalah macam macam antenna dengan model dan type penggunaan frequensinya :

Antenna hyperlink flat dengan penggunaan frequency 5Ghz. Pada penggunaannya menggunakan frequency range dari 5180 Mhz sampai dengan 5802 Mhz. penggunaan antenna flat ini biasanya untuk instalasi indoor dikarenakan bentuknya yang simple sehingga tidak banyak menggangu kenyamanan. Akan tetapi antenna ini dapat juga digunakan pada instalasi outdoor.

Antenna grid 5 Ghz penggunaan antenna ini dengan range frequency dari 5180 Mhz sampai dengan 5802 Mhz. akan tetapi pada antenna grid ini hanya dapat digunakan pada instalasi outdoor, dikarenakan bentuknya yang apabila ditempatkan di dalam ruangan akan sangat menggangu terutama pada tempat – tempat yang sangat menjunjung tinggi estetika dan dekorasi ruangan.

Coaxial Cable.

Penggunaan coaxial cable berguna sebagai penghubung antara antenna dengan pci card wireless atau radio wireless. Coaxial cable tersebut menyalurkan signal yang di hasilkan oleh radio untuk disebarkan antenna melalui udara. Kemampuan signal tersebut untuk dapat disampaikan dengan baik oleh antenna wireless tergantung dari kondisi coaxial cable tersebut. Semakin baik penghantarnya maka akan semakin maksimal pula signal yang disampaikan. Berikut ini adalah salah satu contoh gambar dari coaxial cable yang digunakan:

Pig tail

Alat yang dinamakan pig tail ini memang karena bentuknya yang seperti buntut dari hewan tersebut . sebenarnya alat ini berfungsi sebagai conversi interface pada wireless card ke dalam bentuk BNC connector yang dihubungkan dengan coaxial cable. bagus atau tidaknya signal yang dihasilkan salahsatunya juga ditentukan oleh kondisi pig tail .

Pig tail mempunyai beberapa type yang disesuaikan dengan penggunaan wireless card. Berikut ini type dari pig tail yang digunakan pada umumnya :

Pig tail UFL : pig tail ini umum digunakan untuk wireless card dengan output power normal baik pada frequency 2Ghz atau pun frequency 5 Ghz, karena jarak yang di capai untuk wireless card ini juga tidak terlalu jauh.

Pig tail MMCX : ppig tail ini digunakan untuk wireless card dengan output power super ranges atau juga bandwith dengan kebutuhan besar. Biasanya wireless card nya juga dengan type – type seperti XR (Extreme Range) SR ( Super Range) ataupun wireless card dengan type – type frequency N.

Wireless card.

Perangkat ini lah yang merupakan komponen utama dari infrastruktur suatu perangkat Wi-Fi. Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan nirkabel. Wi-Fi dirancang dengan menggunakan berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11, sekarang IEEE 802.11 ini ada 4 macam yaitu IEEE 802.11 a, IEEE 802.11 b, IEEE 802.11 g, dan yang terakhir adalah IEEE 802.11 n. Dengan spesifikasi sebagai

 

berikut :

Spesifikasi

Kecepatan

Frequens

Type

802.11 b

11 Mbps

2 Ghz

b

802.11 a

54 Mbps

5 Ghz

a

802.11 g

54 Mbps

2 Ghz

b,g

802.11 n

100 Mbps

2 Ghz

b,g,n

Ada beberapa macam wireless card / perangkat Wi-Fi itu di buat berupa PCI, USB, PCMCIA dan Compact Flash. Salah satunya yang kita gunakan dalam instalasi ini adalah wireless card yang berbentuk PCI.

Jenis wireless card yang kita gunakan adalah yang mempunyai dua frequency 2 Ghz dan 5 Ghz yaitu jenis wireless card dengan kemampuan a,b,g. Wireless card dengan code produksi EMP 8602 plus dengan kemampuan dual band frequency. Namum terkadang dalam kondisi khusus kita mengunakan pula wireless card dengan extreme output power seperti XR5. Extreme Range 5 Ghz dengan kemapuan 1 band frequency yang bekerja hanya di frequency 5 Ghz.

RouterBoard

Routerboard yang kita gunakan dalam instalasi perangkat wireless mempunyai macam – macam fungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Selain sebagai router yang merupakan fungsi utamanya routerboard yang kita gunakan juga merupakan komponen utama perangkat wireless. Dalam fungsinya kali ini routerboard sebagai radio ( komponen pemancar gelombang ), routerboard digunakan sebagai board utama ( motherboard ) yang menjembatani antara

user dengan interface2 yang ada pada perangkat wireless. Routerboard memberikan support power bagi wireless card dan juga routerboard menyediakan OS dan interface untuk berkomunikasi dengan perangkat. Berikut ini merupakan contoh gambar dari routerborad yang kita gunakan dalam instalasi perangkat wireless :

Gambar diatas merupakan gambar RB 433 routerboard yang di keluarkan oleh Mikrotik merupakan salah satu perangkat yang digunakan DNET dalam instalasi Wireless. Selain itu pula routerboard digunakan pula sebagai server jaringan yang ditempatkan di tiap2 klien DNET. Routerboard ini diberikan sesuai dengan request yang diajukan marketing untuk kebutuhan tiap2 kliennya. Akan tetapi routerboard yang digunakan sebagai server jaringan yang di maksud tentu saja berbeda package nya dengan routerboard yang digunakan sebagai radio.

Adaptor dan POE

Adaptor POE merupakan komponen yang berfungsi dalam memberikan supply power untuk routerboard. Pada instalasi perangkat wireless memang dibutuhkan komponen – komponen yang mempermudah dalam memberikan support seperti dalam hal ini adalah power supply. Dikarenakan instalasinya yang sangat sulit dan dibutuhkan ketelitian, maka teknologi seperti Power Over Ethernet yang di singkat POE memang sangat membantu. Sehingga tidak ada lagi penarikan kabel ber puluh2 meter agar perangkat wireless kita dapat berfungsi. Berikut ini merupakan contoh gambar adaptor dan poe yang digunakan dalam instalasi perangkat wireless.

BOX Radio

Box radio merupakan komponen package yang diperlukan dalam instalasi wireless. Box ini melindungi perangkat – perangkat seperti routerboard dan wireless card dari panas dan hujan. Berikut ini adalah contoh gambar Box Radio yang digunakan dalam instalasi :

Access Point

Berbeda dengan wireless yang menjadi jaringan utama internet. Perangkat wireless yang ini adalah perangkat wireless tambahan yang ditempatkan di tiap klien jika dibutuhkan. Perangkat access point di pasang sesuai dengan request yang di ajukan marketing sesuai dengan permintaan kliennya. Access point di pasang untuk mendukung penggunaan wireless pada jaringan local atau kalau kita sebut dengan WLAN ( Wireless Local Area Network ).

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s