Proposal Skripsi

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kehidupan manusia yang bermula dari kesederhanaan kini menjadi kehidupan yang bisa dikategorikan sangat modern. Di era sekarang, segala sesuatu dapat diselesaikan dengan cara-cara yang praktis. Hal ini merupakan dampak yang timbul dari hadirnya teknologi. Teknologi adalah sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan manusia.

Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi. Penggunaan teknologi oleh masyarakat menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat ini, pepatah yang menyatakan bahwa “Dunia tak selebar daun kelor” sepantasnya berubah menjadi “Dunia seakan selebar daun kelor”. Hal ini disebabkan karena semakin cepatnya akses informasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di daerah lain atau bahkan di negara lain, misalnya Amerika Serikat walaupun kita berada di Indonesia.

Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Teknologi lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin canggih seiring dengan perkembangan zaman sehingga terjadi penambahan fungsi teknologi yang semakin memanjakan kehidupan manusia. Salah satu contoh fasilitas canggih saat ini adalah handphone.

Di awal kemunculannya, handphone hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, handphone telah dimiliki oleh semua kalangan baik yang benar-benar membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan tak terkecuali para remaja.

Kini handphone bukan lagi sekadar alat berkomunikasi, tetapi handphone juga merupakan alat untuk mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, dan video. Para remaja sekarang berlomba-lomba untuk memiliki handphone karena handphone bukan hanya merupakan alat berkomunikasi, namun juga di kalangan remaja handphone sekaligus sebagai gaya hidup, tren, dan prestise.

Selain itu, perkembangan pesat beberapa teknologi komunikasi lainnya seperti Internet berhasil memengaruhi para remaja. Sekarang internet tidak hanya sekadar teknologi untuk berbagi data via e-mail, ftp, dan lain-lain. Namun, internet juga menawarkan berbagai situs yang menyediakan berbagai hal seperti jejaring sosial yang sangat populer di kalangan remaja. Jejaring social ini memungkinkan remaja untuk berkomunikasi dengan orang lain di daerah lain atau di negara lain.
Di kalangan remaja, menggunakan teknologi komunikasi, seperti handphone dan internet sebagai alat multifungsi karena multifungsinya tersebut para remaja dapat menggunakan teknologi ini secara positif ataupun negatif tergantung setiap individu. Contoh positif dari penggunaan teknologi komunikasi adalah memanfaatkan teknologi ini untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan dalam pemanfaatan teknologi komunikasi oleh para remaja seperti penggunaan tidak sesuai kondisi. Mislanya, menggunakan handphone dalam proses belajar mengajar untuk sms-an dengan pacar atau menggunakan fasilitas internet untuk mengakses situs-situs porno, dan lain-lain.

Berdasarkan argumentasi di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang pengaruh kemajuan teknologi komunikasi di kalangan remaja.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan dalam tulisan ini adalah :
1. Apa pengertian teknologi komunikasi ?
2. Bagaimana dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
3. Bagaimana dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi ?
4. Apa tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi ?

1.3 Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui pengertian dari teknologi komunikasi.
2. Untuk mengetahui dampak positif dari kemajuan teknologi komunikasi.
3. Untuk mengetahui dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi.
4. Untuk mengetahui tindakan yang dilakukan remaja untuk menghindari penyalahgunaan teknologi komunikasi.

1.4 Manfaat Penulisan

1. Dapat menambah wawasan penulis dan khalayak tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengaruh kemajuan teknologi komunikasi terhadap remaja.
2. Sebagai bahan referensi untuk pembaca.
3. Dapat melatih siswa pada umumnya dan penulis khususnya dalam mengembangkan wawasan diri untuk menyusun buah pikiran secara sistematis dalam bentuk makalah

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

10 Pengenalan Perangkat Wireless

Antena

Antenna berfungsi sebagai penyebar frequensi radio. Penggunaan antenna disesuaikan pada penggunaan frequensi radio, maka pada penggunaannya antenna terdapat beberapa model sesuai dengankebutuhannya. Seperti antenna Flat, antenna Grid dan antenna Disc. Dari beberapa model tersebut juga dilengkapi dengan berbagi type yang disesuaikan dengan penggunaan frequensinya. Berikut ini adalah macam macam antenna dengan model dan type penggunaan frequensinya :

Antenna hyperlink flat dengan penggunaan frequency 5Ghz. Pada penggunaannya menggunakan frequency range dari 5180 Mhz sampai dengan 5802 Mhz. penggunaan antenna flat ini biasanya untuk instalasi indoor dikarenakan bentuknya yang simple sehingga tidak banyak menggangu kenyamanan. Akan tetapi antenna ini dapat juga digunakan pada instalasi outdoor.

Antenna grid 5 Ghz penggunaan antenna ini dengan range frequency dari 5180 Mhz sampai dengan 5802 Mhz. akan tetapi pada antenna grid ini hanya dapat digunakan pada instalasi outdoor, dikarenakan bentuknya yang apabila ditempatkan di dalam ruangan akan sangat menggangu terutama pada tempat – tempat yang sangat menjunjung tinggi estetika dan dekorasi ruangan.

Coaxial Cable.

Penggunaan coaxial cable berguna sebagai penghubung antara antenna dengan pci card wireless atau radio wireless. Coaxial cable tersebut menyalurkan signal yang di hasilkan oleh radio untuk disebarkan antenna melalui udara. Kemampuan signal tersebut untuk dapat disampaikan dengan baik oleh antenna wireless tergantung dari kondisi coaxial cable tersebut. Semakin baik penghantarnya maka akan semakin maksimal pula signal yang disampaikan. Berikut ini adalah salah satu contoh gambar dari coaxial cable yang digunakan:

Pig tail

Alat yang dinamakan pig tail ini memang karena bentuknya yang seperti buntut dari hewan tersebut . sebenarnya alat ini berfungsi sebagai conversi interface pada wireless card ke dalam bentuk BNC connector yang dihubungkan dengan coaxial cable. bagus atau tidaknya signal yang dihasilkan salahsatunya juga ditentukan oleh kondisi pig tail .

Pig tail mempunyai beberapa type yang disesuaikan dengan penggunaan wireless card. Berikut ini type dari pig tail yang digunakan pada umumnya :

Pig tail UFL : pig tail ini umum digunakan untuk wireless card dengan output power normal baik pada frequency 2Ghz atau pun frequency 5 Ghz, karena jarak yang di capai untuk wireless card ini juga tidak terlalu jauh.

Pig tail MMCX : ppig tail ini digunakan untuk wireless card dengan output power super ranges atau juga bandwith dengan kebutuhan besar. Biasanya wireless card nya juga dengan type – type seperti XR (Extreme Range) SR ( Super Range) ataupun wireless card dengan type – type frequency N.

Wireless card.

Perangkat ini lah yang merupakan komponen utama dari infrastruktur suatu perangkat Wi-Fi. Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk jaringan nirkabel. Wi-Fi dirancang dengan menggunakan berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11, sekarang IEEE 802.11 ini ada 4 macam yaitu IEEE 802.11 a, IEEE 802.11 b, IEEE 802.11 g, dan yang terakhir adalah IEEE 802.11 n. Dengan spesifikasi sebagai

 

berikut :

Spesifikasi

Kecepatan

Frequens

Type

802.11 b

11 Mbps

2 Ghz

b

802.11 a

54 Mbps

5 Ghz

a

802.11 g

54 Mbps

2 Ghz

b,g

802.11 n

100 Mbps

2 Ghz

b,g,n

Ada beberapa macam wireless card / perangkat Wi-Fi itu di buat berupa PCI, USB, PCMCIA dan Compact Flash. Salah satunya yang kita gunakan dalam instalasi ini adalah wireless card yang berbentuk PCI.

Jenis wireless card yang kita gunakan adalah yang mempunyai dua frequency 2 Ghz dan 5 Ghz yaitu jenis wireless card dengan kemampuan a,b,g. Wireless card dengan code produksi EMP 8602 plus dengan kemampuan dual band frequency. Namum terkadang dalam kondisi khusus kita mengunakan pula wireless card dengan extreme output power seperti XR5. Extreme Range 5 Ghz dengan kemapuan 1 band frequency yang bekerja hanya di frequency 5 Ghz.

RouterBoard

Routerboard yang kita gunakan dalam instalasi perangkat wireless mempunyai macam – macam fungsi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Selain sebagai router yang merupakan fungsi utamanya routerboard yang kita gunakan juga merupakan komponen utama perangkat wireless. Dalam fungsinya kali ini routerboard sebagai radio ( komponen pemancar gelombang ), routerboard digunakan sebagai board utama ( motherboard ) yang menjembatani antara

user dengan interface2 yang ada pada perangkat wireless. Routerboard memberikan support power bagi wireless card dan juga routerboard menyediakan OS dan interface untuk berkomunikasi dengan perangkat. Berikut ini merupakan contoh gambar dari routerborad yang kita gunakan dalam instalasi perangkat wireless :

Gambar diatas merupakan gambar RB 433 routerboard yang di keluarkan oleh Mikrotik merupakan salah satu perangkat yang digunakan DNET dalam instalasi Wireless. Selain itu pula routerboard digunakan pula sebagai server jaringan yang ditempatkan di tiap2 klien DNET. Routerboard ini diberikan sesuai dengan request yang diajukan marketing untuk kebutuhan tiap2 kliennya. Akan tetapi routerboard yang digunakan sebagai server jaringan yang di maksud tentu saja berbeda package nya dengan routerboard yang digunakan sebagai radio.

Adaptor dan POE

Adaptor POE merupakan komponen yang berfungsi dalam memberikan supply power untuk routerboard. Pada instalasi perangkat wireless memang dibutuhkan komponen – komponen yang mempermudah dalam memberikan support seperti dalam hal ini adalah power supply. Dikarenakan instalasinya yang sangat sulit dan dibutuhkan ketelitian, maka teknologi seperti Power Over Ethernet yang di singkat POE memang sangat membantu. Sehingga tidak ada lagi penarikan kabel ber puluh2 meter agar perangkat wireless kita dapat berfungsi. Berikut ini merupakan contoh gambar adaptor dan poe yang digunakan dalam instalasi perangkat wireless.

BOX Radio

Box radio merupakan komponen package yang diperlukan dalam instalasi wireless. Box ini melindungi perangkat – perangkat seperti routerboard dan wireless card dari panas dan hujan. Berikut ini adalah contoh gambar Box Radio yang digunakan dalam instalasi :

Access Point

Berbeda dengan wireless yang menjadi jaringan utama internet. Perangkat wireless yang ini adalah perangkat wireless tambahan yang ditempatkan di tiap klien jika dibutuhkan. Perangkat access point di pasang sesuai dengan request yang di ajukan marketing sesuai dengan permintaan kliennya. Access point di pasang untuk mendukung penggunaan wireless pada jaringan local atau kalau kita sebut dengan WLAN ( Wireless Local Area Network ).

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

9. LOAD BALANCING

Load Balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi.

Selama ini banyak dari kita yang beranggapan salah, bahwa dengan menggunakan loadbalance dua jalur koneksi , maka besar bandwidth yang akan kita dapatkan menjadi dua kali lipat dari bandwidth sebelum menggunakan loadbalance (akumulasi dari kedua bandwidth tersebut). Hal ini perlu kita perjelas dahulu, bahwa loadbalance tidak akan menambah besar bandwidth yang kita peroleh, tetapi hanya bertugas untuk membagi trafik dari kedua bandwidth tersebut agar dapat terpakai secara seimbang.

Dengan artikel ini, kita akan membuktikan bahwa dalam penggunaan loadbalancing tidak seperti rumus matematika 512 + 256 = 768, akan tetapi 512 + 256 = 512 + 256, atau 512 + 256 = 256 + 256 + 256.

Proses load balancing sebenarnya merupakan proses fleksibel yang dapat diciptakan dengan berbagai cara dan metode. Proses ini tidak dapat dilakukan oleh sebuah perangkat tertentu atau sebuah software khusus saja. Cukup banyak cara dan pilihan untuk mendapatkan jaringan yang dilengkapi dengan sistem load balancing. Cara kerja dan prosesnya pun berbeda-beda satu dengan yang lainnya.

Namun, cara yang paling umum dan banyak digunakan adalah dengan dengan menggunakan Metode NTH ataupun PCC.

Loadbalancing menggunakan teknik PCC ataupun NTH ini akan berjalan efektif dan mendekati seimbang jika semakin banyak koneksi dari client yang terjadi.Load Balance menggunakan ini bukan selamanya dan sepenuhnya sebuah solusi yang pasti berhasil baik di semua jenis network, karena proses penyeimbangan dari traffic adalah berdasarkan logika probabilitas

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

8. Definisi / Pengertian Firewall

Kata firewall mengandung kata kunci wall yang berarti dinding. Fungsi dinding adalah melindungi segala sesuatu di dalam dinding tersebut. Nah firewall pun berfungsi sama, yaitu melindungi komputer atau jaringan dari akses komputer lain yang tidak memiliki hak untuk mengakses komputer atau jaringan Anda.

Jadi firewall ini melindungi jaringan dan sekaligus melindungi komputer di dalam jaringan tersebut. Akses yang dimaksud adalah akses remote dari komputer lain. Seperti kita ketahui sistem operasi seperti windows dan unix memiliki kemampuan jaringan yaitu menghubungkan dua atau lebih komputer untuk saling berkomunikasi dan menggunakan sumber daya jaringan seperti printer, scanner dan alat-alat lainnya termasuk koneksi internet.

Untuk itu diperlukan sebuah mekanisme atau aturan untuk membatasi akses sebuah komputer ke komputer lain dan sumber daya jaringan lainnya. Untuk itu perlu diinstall Firewall dalam jaringan tersebut. Cara yang paling banyak digunakan adalah menginstall perangkat lunak atau software Firewall seperti Sygate Firewall, McAfee, BitDefender atau Zone Alarm. Biasanya antivirus memiliki fasilitas ini.

Cara lain adalah menggunakan perangkat keras atau alat yang berfungsi sebagai Firewall. Tentunya alat ini memiliki kelebihan dan kemampuan yang lebih dalam membatasi akses ke jaringan dibanding berupa perangkat lunak. Namun harganya lebih mahal jika dibanding dengan Sygate Firewall yang bisa didownload gratis.

Fungsi Firewall

Keberadaan firewall sangat penting dalam jaringan Anda, terlebih jika di

dalam komputer Anda tersimpan data-data perusahaan atau pribadi yang bersifat rahasi. Tentunya Anda tidak menginginkan orang lain bisa mengakses data ini dengan memanfaatkan celah pada jaringan dan komputer Anda.

Firewall bisa memblok koneksi dari jaringan atau IP tertentu. Selain itu mekanisme filter juga memudahkan kita dalam mensetting Firewall sehingga lebih fleksible dalam pengaksesan. Secara visual user akan diberikan notifikasi jika terjadi akses dari luar atau akses dari dalam ke luar. Kita bisa menentukan apakah kita mengijinkan akses ini.

Jika kita memiliki kontrol seperti ini maka kita akan dapat mengetahui keluar masuknya data dari dan menuju komputer kita. Kita bisa menganggap seperti memiliki satpam yang selalu mengecek orang yang masuk ke rumah kita dan keluar dari rumah kita. Jika tidak berkepentingan maka kita bisa melarangnya masuk.

Adapun fungsi Firewall di dalam jaringan adalah sebagai berikut :

  • Packet Filtering : memeriksa header dari paket TCP/IP ( tergantung arsitektur jaringannya, dalam contoh ini adalah TCP IP ) dan memutuskan apakah data ini memiliki akses ke jaringan.
  • Network Address Translation ( NAT ) : biasanya sebuah jaringan memiliki sebuah IP public dan di dalam jaringan sendiri memiliki IP tersendiri. Firewall berfungsi untuk meneruskan paket data dari luar jaringan ke dalam jaringan dengan benar sesuai IP komputer lokal.
  • Application Proxy : firewall bisa mendeteksi protocol aplikasi tertentu yang lebih spesifik.
  • Traffic management : mencatat dan memantau trafik jaringan

Masih banyak fungsi firewall seiring perkembangan jaringan dan teknologi pada software atau hardware Firewall.

Cara kerja Firewall

Secara sederhana bisa digambarkan cara kerja dari Firewall

  • Ketika ada paket data yang masuk ke jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak. Jika tidak maka akan ada pemblokiran, jika diijinkan maka paket data ini akan diteruskan sesuai mekanisme jaringan tersebut sehingga sampai ke komputer yang dimaksud.

• Dan sebaliknya ketika ada paket data keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya jaringan. Atau mungkin pemblokiran content yang mengandung pornografi. Disini firewall memiliki aturan untuk memfilter permintaan seperti ini.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

7. Bandwidth Management

Bandwidth Management adalah mengatur bandwidth yg tersedia sehingga bandwith yang ada bisa di maximalkan penggunaannya, dan merata sesuai kebutuhannya (klien)

Definisi dari Bandwidth adalah banyaknya ukuran suatu data atau informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam sebuah network di waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog maupun data digital. Sekarang sudah menjadi umum jika kata bandwith lebih banyak dipakai untuk mengukur aliran data digital.

Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah Bits Per Second atau sering disingkat Bps. Seperti diketahui bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari 0 dan 1. satuan ini menggambarkan berapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lainnya dalam setiap detiknya melalui suatu media.

Bandwidth adalah konsep pengukuran yang penting dalam jaringan, tetapi konsep ini memiliki kekurangan atau keterbatasan, tidak perduli bagaimana cara anda mengirimkan informasi maupun media apa yang dipakai dalam penghantaran informasi. Hal ini karena adanya hukum fisika maupun batasan tehnologi. Sedangkan yang dapat menyebabkan batasan terhadap panjang media yang dipakai, kecepatan maksimal yang dapat dipakai

Bandwidth dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Upload adalah bandwith yang dugunakan untuk mengirim data ( misal mengirim file melalui Ftp ke salah satu alamat jaringan).

Download adalah Bandwith yang digunakan untuk menerima data ( misal menerima file atau data dari satu alamat jaringan). Besarnya tiap komponen Bandwith tersebut dapat tidak sama atau sama satu sama lain

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

6. Kriteria yang harus dipenuhi VPN

1.User Authentication

VPN harus mampu mengklarifikasi identitas klien serta membatasi hak akses user sesuai dengan otoritasnya. VPN juga dituntut mampu memantau aktifitas klien tentang masalah waktu, kapan, di mana dan berapa lama seorang klien mengakses jaringan serta jenis resource yang d ia ksesnya.

2.Address Management

VPN harus dapat mencantumkan addres klien pada intranet dan memastikan alamat/add ress tersebut tetap rahasia.

3.Data Encryption

Data yang melewati jaringan harus dibuat agar tidak dapat dibaca oleh pihak­pihak atau klien yang tidak berwenang.

4.Key Management

VPN harus mampu membuat dan memperbarui encryption key untuk server dan klien.

5.Multiprotocol Support

VPN harus mampu menangani berbagai macam protokol dalam jaringan publik seperti IP, IPX dan sebagainya.

KEUNGGULAN VPN :

  1. Mengamankan Komunikasi antara jaringan LAN Private perusahaan melalui beberapamedia seperti :

– Public Network

– Lease Lines

– Wireless Link

  1. Sumber daya perusahaan seperti informasi penting, data, email, server dapat diakses secara aman oleh users yang memiliki hak untuk meng akses dari luar (seperti rumah).

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

5. Virtual Private Network

VPN (Virtual Private Network) merupakan suatu cara untuk membuat sebuah jaringan bersifat “private” dan aman dengan menggunakan jaringan publik misalnya internet. VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan publik sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi (dibungkus) dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan publik dan dapat mencapai akhir tujuan.

Sedangkan untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienkripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi. Proses enkapsulasi data sering disebut “tunneling”.

Anda dapat mengakses server kantor melalui VPN dimana saja, entah itu dirumah atau dijalan secara aman meskipun anda menggunakan infrastruktur jaringan internet dalam penggunaannya. Menurut pandangan user, koneksi VPN merupakan koneksi point to point antara user computer dengan server korporasi dan data terkirim di atas jaringan “dedicated,” padahal tidak demikian kenyataannya.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar